Stars and Rabbit: Bintang Terang di Konstelasi Malam Pertama Soundrenaline 2016


Bila ia adalah seorang penari sufistik, terimakasih bahwa bawah sadar saya sudah tersihir dan dibawa ke atmosphere yang membahagiakan.


Adi Widodo seketika keluar dari sisi panggung, disambut histeria. Suara Elda lalu menggema. Elda muncul dengan lincahnya menari-nari di panggung yg kemudian ditimpali dengan intro I’ll Go Along. Icha, seorang fan dari Makasar yang duduk di sebelah kami belum berhenti histeris. Begitu juga dengan penonton yang lain. Benar-benar riuh. Amphitheatre ternyata penuh dan itu di luar perkiraan. Ketika kami masuk, masih tersisa sedikit bangku yang gampang dikenali dengan warna abu. Orang-orang di sekitaran kami telah memegang Bell.

I’ll Go Along yang bertempo cepat dan energik jadi prelude yang pas. Setelah mood dikacaukan perkara antrian di gate depan, kehilangan momen Elipsis & Zat Kimia, hormon serotonin langsung merespon dan bekerja sama dengan sangat cekatan. Benar-benar sangat terpukau dengan Stars and Rabbit, Duo dari Jogja yang mencuri perhatian sejak 2013 lalu. Suara Elda memang sangat khas, suara seraknya yang kadang mirip suara anak kecil dan jangkauan di nada-nada atas, petikan-petikan melodi yang dimainkan Adi sang gitaris, Aksi panggung Elda yang luar biasa atraktif, humble, dan appresiatif, lagu-lagu yang sangat enak. Saya memang datang untuk Stars and Rabbit di malam pertama Soundrenaline 2016.

Man Upon the Hill adalah single yang sudah dinyanyikan Stars and Rabbit sejak lama.  2015 full album mereka – Constellation keluar, dan ada 11 tracks di dalamnya. 5 bintang buat album ini. I’ll Go Along, (lalu kedua – couldn’t remember), Catch Me dengan reggae stylenya, Old Man Finger, Cry Little Heart, Rabbit Run, Worth It, The House dan ditutup dengan sangat sempurna dengan Man Upon the Hill. Dibuka dengan intro gitar Adi lalu lengkingan suara Elda, seperti sedang memanggil-manggil. Jeda yang diisi Elda dengan ucapan terimakasih dan keharuannya masih diiringi petikan gitar Adi. Lalu Man Upon the Hill mulai dimainkan.

Menonton Elda, saya memperhatikan, seperti orang yang begitu khusyuk dan meditatif. Berkali-kali dia memejamkan matanya, lalu menyanyi dengan begitu sungguh dengan intrumen yg berbeda di tangan kanan. Setiap gerakan yang dia lakukan dia ekspresikan dengan amat lepas. Elda sangat ekspresif dan teatrikal. Bila ia adalah seorang penari sufistik, terimakasih bahwa bawah sadar saya sudah tersihir dibawa ke atmosphere yang membahagiakan – lewat performa musik yang memukau.

The House adalah favorit saya, terutama di bagian you’ve felt in running/ through your finger tips/ my mind is turning into mush… hingga akhir. Beberapa lagu liriknya memang terasa agak melancholy. Ada aroma perjalanan dan perpisahan,  yang saya rasa sekilas ketika mendengar lagu-lagu mereka, tapi saya tidak sedang mendedah lirik-lirik mereka. Man Upon the Hill yang juga favorit ini melagukan tentang…  Grew our heart a bloom/ I stop right there, you’ve found a new home / and I should be happy.

Kami berdecak. Penonton standing ovation.Pertunjukkan sudah selesai, sangat sempurna. Hampir sejam sembilan lagu terasa sangat kurang.’Sang Bintang’ bersinar dengan sangat terang semalam dalam konstelasi festival musik akbar Soundrenaline 2016. Saya bahagia dan barangkali fans Stars and Rabbit yang lain juga sama bahagianya. Selain kenangan kami juga ditinggalkan Bel. Terima Kasih Stars and Rabbit, sampai jumpa di panggung yang lebih besar di panggung Soundrenaline berikutnya. :))

Salam hangat,

A.Ditha

2 thoughts on “Stars and Rabbit: Bintang Terang di Konstelasi Malam Pertama Soundrenaline 2016

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s