Kaca


image

Dini hari dan ciap anak ayam. Anak wayang dan melankolia. Tubuh yg fana, rebah juga karena sakit.

Dulu sekali ada yang pernah mengenalkan Rendra. Lalu lagu-lagu Kantata Takwa. Iwan Fals. Bre Redana. Kuda-kuda. Mereka seperti lingkaran. Berdenyar terus menerus. Dalam proses mencari, menemukan mereka itu semacam serendipity.

Kepalaku mengaduh sakit.

Hiperbolis. Sakit ini bikin saya berpikir ulang soal perspektif saya yang berantakan. Sceptic. Ignorant. Agnostic. Foolish. Am not such an erudite person.

Ah nona, masa mudamu terlalu lama berhibernasi dalam angan-angan. Mari berkarya. Jari-jari harus jauh lebih gesit dan kooperatif dgn otak dan mata. Bisa!!

Dalam peperangan itu, yang tertaklukan ialah kehendak masing-masing. Jayantaka Sutasoma, Siwa Budha.

Jreng-jreng-jreng.

A.Ditha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s