Untuk “JALAN DALAM DIAM”


Jalan Dalam Diam

Hidup belakangan ini seperti sepenggal remah cerita yang sepele. Yang tercecer pada piring cangkir kopi pagi sebelum bergegas meninggalkan rumah, untuk menjadi seorang yang lain. Atau bisa jadi, langkah kecil yang menuntun pada pencarian diri dalam lingkaran yang lain. Ya, lingkaran. Lingkaran – lingkaran kecil.

Hm, karena sangat berhasrat sekali pada kata-kata, dengan meminjam computer kantor, akhirnya lahir juga tulisan baru dan pertama saya di tahun 2013 ini. Welcome World.

Kenapa berhasrat. Karena ada yang benar – benar bikin dada saya mengambang lebih lebar dari biasanya. Saya haru sekaligus cinta pada hidup ini; pada penghuni – penghuninya yang penuh CINTA, pada jiwa jiwa yang terus mencari, pada pertemuan – pertemuan dan pada keajaiban – keajaiban kecil.. Dan betapa kita disatukan secara transparan oleh Cinta Yang Maha Besar.
JALAN DALAM DIAM. Tiga kata itu mengingatkan saya pada banyak hal. Pada hal – hal yang sering saya tetaskan di perpustakan – perpustakan berdebu. JALAN DALAM DIAM. Betapa kata itu, menyihir saya untuk lebih sering datang ke perpustakaan. Mengajarkan saya hal – hal sentimental, remeh, tapi maha dasyat. Sesuatu yang asali. Sesuatu yang hakiki. Tiga kata itu jagoan sekali. Seksi bangett. Seindah nama “NING” itu. Ning…

Itulah ia, jeda. Dengan menjadi diam atau sedang mencari diam. Entahlah, ada banyak hal lain selain hal – hal material, megaloman – megaloman di simpang siur arah angin kini.
Ceritanya panjang sekali. Nirwana. Semesta. Sunyi. Ning. Ada banyak hal – hal yang melampaui pikir. Yang kadang irasonal, namun ada dan hidup berdampingan. Saya percaya. Dan saya tahu saya tidak sendiri.
Jalan Dalam Diam, Judul Single lain Dialog Dini Hari yang bikin saya ngetik malem – malem di kantor. Keren sekali. Tuhan Maha Baik, karena kasih berkah ke makhluk sekeren Om Dadang ini. Seperti nabi di jaman hiper ini. Sebiji keteduhan bernafaslah panjang…

Aku tengah menempuh perjalanan itu, pejalan jauh yang menempuh jalan dalam diam..

Salam Sejuta Kasih

A.Ditha

2 thoughts on “Untuk “JALAN DALAM DIAM”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s